Khutbah Hari Raya Idul Fitri Dimasa Pandemi Corona (Covid-19)

Khutbah Hari Raya Idul Fitri Dimasa Pandemi Corona (Covid-19)

Contoh Naskah Khutbah Hari Raya Idul Fitri Dimasa Pandemi Corona (Covid-19) ini menyadur sesuai dengan Fatwa  MUI (Majelis Ulama Indonesia) Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Panduan Kaifiat Takbir Dan Shalat Idul Fitri Saat Pandemi Covid-19, Detailnya SK nya dapat baca DISINI >>

Khutbah Pertama :

Allahuakbar ( 9 kali ), Alhamdulillahirobbil’alamiin, wassholaatu wassalaamu ‘ala sayyidina Muhammadin, wa’ala aalihi, washohbihi ajma’in, amma ba’du. yaa ayyuhal haadhiruun, ittaqullaaha haqqo tuqootih. Waqoolallahu ta’ala, laing syakartum la aziidannakum walaing kafartum inna ‘adzaa bi lasyadiid

Segala fuji hanya untuk Allah SWT yang telah menganugerahkan kita semua kenikmatan yang tiada tara. Sholawat dan salam, mari kita terus curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, para sahabat dan para pengikutnya, dan tentunya, kita semua wajib terus berdo’a agar juga menjadi ummatnya, aamiin.

Di hari raya Idul Fitri tahun ini, tentunya sangat berbeda sekali dengan tahun – tahun yang lalu, kita saat ini benar – benar sedang berduka dengan hadirnya wabah virus korona (covid-19) ini, tetapi tentunya, Allah SWT sangat maha tepat segala pengamatan dan pengukurannya akan segala kondisi bahkan terhadap diri kita sendiri, Allah SWT lebih maha mengetahuinya.

Kita sebagai ummat muslim, diajarkan untuk terus taat kepada Allah SWT, ajaran Nabi Muhammad SAW dan tentunya ulir amri, yakni para pempin negeri yang kita cintai ini, negara Indonesia, yang di dalamnya tentunya karena adanya wakil – wakil kita disana, seperti Majelis Ulama Indonesia, yang di dalamnya berada para ahli agama yang sudah sangat mempuni dalam keilmuannya. sehingga patut kita taati agar kita termasuk dalam golongan muslim yang baik.

Dengan hadirnya bula suci Romadhon, kita sama – sama telah berupaya “dipaksa” dalam beribadah dan dalam segala aktifitas kebaikan lainnya, yang ternyata kita mampu juga. Yang biasanya kita tak kuat nahan lapar saat di siang hari, namun nyatanya kita mampu hingga satu bulan ini. Kita tahan lapar dan dahaga demi mewujudkan ketaatan kita kepada perintah Allah SWT dan juga tentunya untuk kebaikan kesehatan kita, agar lebih kuat, baik secara fisik maupun mental

Di bulan suci Romadhon juga, kita dituntut untuk lebih sabar agar bisa melaksanakan aktifitas dengan tetap ikhlas dan fokus dalam meraih ridho Allah SWT. 

Maka, mari kita tetap lanjutkan terus segala hasil – hasil latihan kita selama bulan suci Romadhon kemarin ini agar tetap kita lebih semangat, ikhlas dan sabar menjalani segala aktifitas keseharian kita untuk 11 bulan yang akan datang.

Mari kita untuk saling terus mengingatkan diantara kita semua, agar hasil latihan selama bulan suci Romadhon ini, akan terus terjaga dengan penjagaan khusus dari Allah SWT, aamiin ya robbal ‘alamiin

Barokallhu li walakum …. 


Khutbah Kedua : 

Allahuakbar ( 7 kali ), Alhamdulillahilladzii arsala rosuulahu bilhuda wadiinilhaq, wassholaatu wassalaamu ‘ala sayyidina Muhammadin, wa’ala aalihi, washohbihi ajma’in, amma ba’du. yaa ayyuhal haadhiruun, La takhof wala tahzan, innallaha ma’ana. Waqoolallahu ta’ala : wamayyattaqillaaha yaj’al lahu makhroja

Semoga kita dengan berlalunya bulan Suci Romadhon, kita berharap juga agar keimanan dan keyaqinan kita kepada Allah SWT menjadi terus meningkat dan semoga kita dapat dipertemukan kembali nanti di tahun depan dengan bulan suci Romadhon kembali, aamiin.

Semoga juga, ujian wabah virus korona (covid-19) ini dapat segera Allah angkat dan menjadi keselamatan untuk kita semua di seluruh dunia, aamiin.

Mari kita lengkapi dengan berdo’a secara khusus agar semakin sempurna berkah kenikmatan dari Allah SWT untuk kita semua

A’udzu billahi minasysyaithonirrojiim, innallaaha wamalaaikatahu yusolluuna ‘alannabiy, yaa ayyuhal ladziina aamanuu shollu ‘alaihi wasallimuu tasliima

Allahummaghfir lil muslimiina walmuslimaat, walmu’miniina walmu’minaat, al ahyaaiminhum wal’amwat fii kulli makaan.

Wahai Allah yang ditanganMU segala kekuasaan, tolonglah kami yang saat ini sedang berada dalam masa pandemi, kuatkanlah raga kami, agar kebal terhadap segala virus atau apapun yang akan mengganggu stabilitas kinerja organ tubuh kami dan juga kuatkan jiwa kami, agar tetap istiqomah dan yakin sepenuhnya akan ketuhananMU ya Allah

Ya Allah yang hanya atas kehendakMU segala apapun terjadi, maka jadikan kami dan negeri Indonesia ini menjadi negeri yang bersih dari segala wabah, baik yang datang dariMU langsung, terlebih yang datang dari ulah kejahatan jin dan manusia yang dholim, tolonglah kami ya Allah

Jadikanlah keluarga kami, menjadi keluarga yang sakiinah, mawaddah warohmah ya Allah, tentunya dengan Engkau tanamkan cahayaMU dalam jiwa – jiwa kami sehingga kehendak kami, benar – benar akan tetap utuh dengan kehendakMU pula ya Allah

Robbanaa aatinaa fiddunya hasanah… wafil akhiroti hasanah… waqiina ‘azdaa bannar, walhamdulillahirobbil ‘alamiin.


 

Demikian contoh khutbah Idul Fitri sederhana selama dalam masa pandemi penyebaran virus korona (covid-19), semoga bermanfaat